areadewasa
Health
Makan Tidak Teratur Bisa Membahayakan Kesehatan
Admin | 09 November 2012 09:00 wib
Sebelas juta orang di Amerika Serikat memiliki gangguan makan, dan Anda mungkin tidak pernah menduga dengan penampilan fisik mereka. Berikut adalah jenis gangguan makan yang utama, dan gejala serta perilakunya.

Anorexia nervosa adalah ketakutan intens untuk menjadi gemuk, bahkan jika dia kekurangan berat badan. Orang dengan gangguan ini mungkin sering mengeluh menjadi dingin, tiba-tiba menjadi vegetarian, makan hanya makanan tertentu, bersikeras menyiapkan makanan mereka sendiri atau menghindari makan sama sekali. Karena malnutrisi menginduksi gangguan kimia, mereka dapat membiarkan rambut mereka panjang begitu saja, tiba-tiba berperilaku berbeda, mengalami kesulitan membuat keputusan dan berpikir rasional. Seringkali mereka dirawat di rumah sakit karena dehidrasi, malnutrisi atau masalah jantung dan ginjal. Anorexia memiliki tingkat kematian 20%, tertinggi dari setiap kondisi kesehatan mental.

Bulimia nervosa menyebabkan seseorang makan secara berlebihan, mengeluarkan makanan, makan diam-diam dan kemudian memuntahkannya. Orang yang bulimia bisa muntah dengan mudah, menyebabkan pembengkakan kelenjar pada rahang dan pipi, penyalahgunaan obat seperti obat pencahar dan diuretik, atau berolahraga secara berlebihan. Mereka mungkin merasa kenyang setelah makan bahkan makanan kecil, dengan dorongan untuk menyingkirkan makanan. Bulimia adalah suatu kondisi serius yang berpotensi mengganggu zat kimia dalam tubuh, merusak saluran pencernaan, mengikis enamel gigi dan menciptakan risiko penyimpangan jantung yang dapat berakibat fatal.

Pesta makan berarti mengkonsumsi makanan dalam waktu singkat dan dalam jumlah besar sampai orang itu merasa kenyang dan nyaman. Makan mungkin merasa bahwa mereka tidak dapat mengendalikan apa yang mereka makan atau berapa banyak makanan yang mereka makan setelah mereka mulai dan kemudian merasa jijik dengan diri mereka sendiri, merasa depresi atau bersalah. Mereka sering makan sendirian, malu dengan berapa banyak makanan atau dengan apa yang mereka makan.

Makan berlebihan secara kompulsif berarti makan ketika seseorang secara fisik tidak lapar. Beberapa orang yang kompulsif makan ketika marah atau stres untuk melewati hari mereka. Mereka mungkin mengemil sepanjang hari saat mereka bekerja. Mereka terus-menerus berpikir tentang apa yang harus mereka makan atau tidak, dan tentang berat badan mereka. Gangguan makan harus segera diatasi dengan pengobatan intensif dengan orang yang profesional dan berpengalaman dalam bidang gangguan makan. Ini akan membantu untuk mencari dan mengetahui alasan yang mendasar dalam gangguan makan dan menghasilkan solusi untuk pulih kembali.

Perhatikan pola makan Anda karena itu adalah salah satu unsur yang sangat penting bagi tubuh Anda!

Klik untuk Pasang Iklan Disini!
Daftarkan Nama .com Sekarang!
Miliki identitas online anda sekarang juga. Gunakan email @namaperusahaan.com hanya Rp 248.000/tahun.
Info lengkap di www.netviro.com atau hubungi 0812 76 78789.
Login untuk memberi komentar

Related articles